Kemitraan Orang Tua dan Guru Untuk Pendidikan Inklusif

Authors

  • Ferdianus Jelahu Universitas Tanjungpura
  • Muhhamad Asrori Universitas Tanjungpura
  • Afandi Afandi Universitas Tanjungpura
  • Eny Enawaty Universitas Tanjungpura
  • Halida Halida Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.30872/impian.v6i1.25

Keywords:

kemitraan orang tua dan guru, pendidikan inklusif, kolaborasi, anak berkebutuhan khusus, manajemen pendidikan

Abstract

Kemitraan orang tua dan guru merupakan fondasi fundamental dalam pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan kemitraan orang tua dan guru dalam mendukung pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka yang menganalisis berbagai sumber buku, jurnal ilmiah, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan orang tua dan guru memiliki kekuatan signifikan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan holistik anak berkebutuhan khusus. Orang tua memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan unik anak, sementara guru memiliki keahlian pedagogis dalam merancang pembelajaran adaptif. Kolaborasi efektif antara kedua pihak mampu mengatasi berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya tenaga profesional, dan minimnya sarana prasarana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan yang solid antara orang tua dan guru merupakan faktor penentu utama keberhasilan pendidikan inklusif di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adon, M. J. (2021). The spirituality of Catholic teachers in implementing multicultural education in Indonesia. Millah: Journal of Religious Studies, 21(1), 275–310. https://doi.org/10.20885/millah.vol21.iss1.art10

Alkhaldi, F. B., & Illaty, N. S. (2025). Pendekatan multi-track dalam menanggapi tantangan akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Indonesia. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 5(1), 67–80. https://doi.org/10.51880/saluscultura.v5i1.124

Amka, H. (2025). Pendidikan inklusi dari teori ke aksi (W. Yuliani, Ed.; edisi ke-1). Bravo Press Indonesia.

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2022). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik pendidikan 2024. Badan Pusat Statistik.

Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. Dalam J. G. Richardson (Ed.), Handbook of theory and research for the sociology of education (hlm. 241–258). Greenwood Press.

Directorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. (2023). Akomodasi yang layak untuk peserta didik penyandang disabilitas pada satuan pendidikan usia dini formal, pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Ibrahim. (2015). Metodologi penelitian kualitatif. Alfabeta.

Indrawan, D., & Jalilah, S. R. (2021). Metode kombinasi/campuran bentuk integrasi dalam penelitian. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(3), 735–739. https://doi.org/10.30605/jsgp.4.3.2021.1452

Koesoema, D. A. (2018). Pendidikan karakter berbasis kultur sekolah. Kanisius.

Mukti, H., Arnyana, I. B. P., & Dantes, N. (2023). Analisis pendidikan inklusi: Kendala dan solusi dalam implementasinya. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 6(2), 761–777. https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i2.8559

Munir, I. M. (2009). Dinamika kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia: Analisis bibliometrik literatur. Khazanah Akademia, 9(1), 26–35.

Mustika, D., Afta, I., Aini, K., Auliya, N., & Febrianti, S. (2024). Studi literatur: Peran orang tua dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di sekolah dasar. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 11409–11415. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11892

Panoyo. (2024). Pendidikan sebagai pilar pembangunan bangsa Indonesia menuju masa depan berkelanjutan. Jurnal Penelitian dan Edukasi Pendidikan (JSPED), 2(66), 34–44.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. (2009). Kementerian Pendidikan Nasional.

Pertiwi, E. P., Ali, A. Z., & Pudjiastuti, E. (2025). Filosofi dan prinsip dasar pendidikan inklusi: Implikasi terhadap masalah sosial masyarakat. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 329–346. https://doi.org/10.30651/didaktika.v24i1.1817

Rachmawati, I. N. (2007). Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Wawancara. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1), 35–40. https://doi.org/10.7454/jki.v11i1.184

Rahmawati, Y., Luthfi, N., & Herianingtyas, R. (2025). Pembelajaran mendalam: Transformasi pembelajaran menuju pendidikan bermutu. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 18(1), 1–16. https://doi.org/10.24832/jpkp.v18i1.921

Rosita, T., Suherman, M. M., & Nurhaqy, A. A. (2022). Keterampilan kolaborasi guru sekolah dasar untuk keberhasilan pendidikan inklusif. Warta Pengabdian, 16(2), 75–88. https://doi.org/10.19108/wrtp.v16i2.23395

Santo, F. E. (2019). Guru Katolik: Antara tugas dan panggilan pada era digital (edisi ke-1). Kanisius.

Santrock, J. W. (2007). Psikologi pendidikan (edisi ke-3). Prenada Media Group.

Sari, H. (2025). Transformasi pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 5(3), 932–948. https://doi.org/10.52690/jitim.v5i3.974

Sari, M., Rachman, H., Astuti, N. J., Afgani, M. W., & Siroj, R. A. (2022). Explanatory survey dalam metode penelitian deskriptif kuantitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1), 10–16. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1953

Seri Dokumen Gereja. (2021). Inter mirifica dan Gravissimum educationis. Departemen Dokumentasi dan Informasi KWI.

Sidabutar, D., Manik, S. M., & Turnip, H. (2023). Kolaborasi orang tua dan guru dalam meningkatkan kemampuan anak tunagrahita. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(4), 12505–12510.

Sitanggang, A. R., Puteri, A., Nduru, E. B., Fajar, E. M. T., Anggriana, F., Nainggolan, I. B., Siregar, M. R., Tansliova, W. D. N., & Lili, L. (2025). Optimalisasi pendidikan inklusi di Indonesia: Tantangan, permasalahan, dan strategi peningkatan mutu. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 3(2), 112–128. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i2.1675

Sukendar, S. T., Setyonagoro, P., & Mediawaty, N. F. (2024). Penyelenggaraan pendidikan inklusif penyandang disabilitas intelektual di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan, 18(2), 171–186. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v18i2.714

Suparno, P. (2020). Orang tua diskretif di era Generasi Z. Kanisius.

Suprihatiningrum, J. (2021). Pengalaman sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dalam menyediakan pembelajaran sains. INKLUSI: Journal of Disability Studies, 8(2), 145–162. https://doi.org/10.14421/ijds.080103

Tim Penguat Pendidikan Karakter. (2017). Konsep dan pedoman penguatan pendidikan karakter tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.

Widaningsih, R., & Herawati, N. I. (2023). Peran orang tua bagi peserta didik berkebutuhan khusus dalam penerapan pendidikan inklusif di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 9(5), 3660–3666. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i5.2104

Witono, B. O. (2025). Pendidikan berbudaya dan modern. Penerbit Buku Kompas.

Downloads

Published

24-07-2026

How to Cite

Jelahu, F., Asrori, M., Afandi, A., Enawaty, E., & Halida, H. (2026). Kemitraan Orang Tua dan Guru Untuk Pendidikan Inklusif. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan, 6(1), 35–48. https://doi.org/10.30872/impian.v6i1.25

Issue

Section

Articles